CLICK HERE FOR BLOGGER TEMPLATES AND MYSPACE LAYOUTS »

Jumat, 28 November 2008

How Am I...??


Kenalin aku
Bryan Estavan Imanuel Sitanggang
atau Igo
8a nomor 6
Tinggal di Jl. P. Bali nomor 10
Nomorku 085237011694
rumah (0361)225312
Suka bermain bola
bermain computer
dan suka kenalan ama orang baru
Salam Kenal!!!

SMPN1 Dps

SMP Negeri 1 Denpasar terletak di Jalan Surapati Nomor 2 Denpasar. Ini adalah tempat saya menimba ilmu sejak satu setengah tahun yang lalu tepatnya sejak bulan Juli tahun 2007. SMP Negeri 1 Denpasar merupakan salah satu sekolah terbaik dan terfavorit di Denpasar. Tidak hanya di Denpasar, di Bali bahkan di Indonesia. SMP Negeri 1 Denpasar berbeda dari sekolah sekolah lain yang ada di Bali. Pertama karena sistem penerimaan siswa baru di SMP Negeri 1 Denpasar tidak memakai NEM seperti sekolah sekolah lain. SMP Negeri 1 Denpasar mengadakan TPA yaitu Tes Potensi Akademik. Siswa yang boleh mengikut TPA adalah siswa yang memilki nilai raport rata rata 7,5. Selain itu SMP Negeri 1 Denpasar merupakan SMP pertama yang berpredikat SBI (Sekolah Berstandar Internasional) di Bali. Kelas kelasnya dibedakan menjadi tiga yaitu : Kelas SBI, Kelas Percepatan dan Kelas Reguler.

Dari segi pengajar di SMPN 1 Denpasar, sudah tidak diragukan lagi kualitasnya. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya guru yang menyandang predikat sebagai guru berprestasi.Tidak hanya para guru, tetapi siswa siswinya pun banyak yang menyumbang prestasi untuk sekolah ini. Piala piala dari berbagai kejuaraan baik dari bidang akademik ataupun non akademik sudah banyak kita peroleh. Ada yang di tingkat daerah, nasional bahkan menembus tingkat internasional.Namun sebaik- baiknya sekolah ini, tentulah SMPN 1 Denpasar memiliki kekurangan. Masih ada fasilitas kelas yang tidak dimanfaatkan. Contohnya adalah AC di kelas saya yang sering tidak hidup. Remote nya masih harus ‘satu berdua’ dengan Ruang Multimedia.Kebersihan di SMP Negeri 1 Denpasar juga masih minim sekali. Seperti WC sekolah yang amat kotor. Kelas kelas siswa pun juga kotor. Jarang sekali saya melihat ada kelas yang benar benar bersih. Kecuali apabila ada tamu dan penilaian. Walaupun dipekerjakannya beberapa Cleaning Service, tetapi tetap saja kebersihan kurang terjaga. Ini karena siswa siswinya kurang peduli terhadap kebersihan. Hanya mengandalkan petugas yang tersedia. Untuk itu, pihak sekolah diharapkan menindaklanjutinya secara tegas.

Computer

Komputer adalah alat yang dipakai untuk mengolah data menurut prosedur yang telah dirumuskan. Kata computer semula dipergunakan untuk menggambarkan orang yang perkerjaannya melakukan perhitungan aritmatika, dengan atau tanpa alat bantu, tetapi arti kata ini kemudian dipindahkan kepada mesin itu sendiri. Asal mulanya, pengolahan informasi hampir eksklusif berhubungan dengan masalah aritmatika, tetapi komputer modern dipakai untuk banyak tugas yang tidak berhubungan dengan matematika.
Dalam definisi seperti itu terdapat alat seperti slide rule, jenis kalkulator mekanik mulai dari abakus dan seterusnya, sampai semua komputer elektronik yang kontemporer. Istilah lebih baik yang cocok untuk arti luas seperti "komputer" adalah "yang memproses informasi" atau " sistem pengolah informasi."

Perkembangan ICT

Bila dilacak ke belakang, terdapat beberapa tonggakperkembangan teknologi yang secara nyata memberisumbangan terhadap eksistensi TIK saat ini. Pertama adalahtemuan telepon oleh Alexander Graham Bell pada tahun 1875.Temuan ini kemudian ditindaklanjuti dengan penggelaranjaringan komunikasi dengan kabel yang melilit seluruh daratanAmerika, bahkan kemudian diikuti pemasangan kabelkomunikasi trans-atlantik. Inilah infrastruktur masif pertamayang dibangun manusia untuk komunikasi global. Memasukiabad ke-20, tepatnya antara tahun 1910-1920, terealisasitransmisi suara tanpa kabel melalui siaran radio AM yangpertama (Lallana, 2003:5). Komunikasi suara tanpa kabelsegera berkembang pesat, dan kemudian bahkan diikuti pulaoleh transmisi audio-visual tanpa kabel, yang berwujud siarantelevisi pada tahun 1940-an. Komputer elektronik pertamaberoperasi pada tahun 1943, yang kemudian diikuti olehtahapan miniaturisai komponen elektronik melalui penemuantransistor pada tahun 1947, dan rangkaian terpadu (integratedelectronics) pada tahun 1957. Perkembangan teknologielektronika, yang merupakan soko guru TIK saat ini,mendapatkan momen emasnya pada era perang dingin.Persaingan IPTEK antara blok Barat (Amerika Serikat) dan blokTimur (eks Uni Sovyet) justru memacu perkembangan teknologielektronika lewat upaya miniaturisasi rangkaian elektronik untukpengendali pesawat ruang angkasa maupun mesin-mesinperang. Miniaturisasi komponen elektronik, melalui penciptaanrangkaian terpadu, pada puncaknya melahirkan mikroprosesor.Mikroprosesor inilah yang menjadi ‘otak’ perangkat keraskomputer, dan terus berevolusi sampai saat ini.Di lain pihak, perangkat telekomunikasi berkembang pesat saatmulai diimplementasi-kannya teknologi digital menggantikanteknologi analog yang mulai menampakkan batas-batasmaksimal pengeksplorasiannya. Digitalisasi perangkattelekomunikasi kemudian berkonvergensi dengan perangkatkomputer yang dari awal merupakan perangkat yangmengadopsi teknologi digital. Produk hasil konvergensi inilahyang saat ini muncul dalam bentuk telepon seluler. Di atasinfrastruktur telekomunikasi dan komputasi inilah kandungan isi(content) berupa multimedia, mendapatkan tempat yang tepatuntuk berkembang. Konvergensi telekomunikasi-komputasimultimediainilah yang menjadi ciri abad ke-21, sebagaimanaabad ke-18 dicirikan oleh revolusi industri. Bila revolusi industrimenjadikan mesin-mesin sebagai pengganti ‘otot’ manusiamaka revolusi digital (karena konvergensi telekomunikasikomputasi-multimedia terjadi melalui implementasi teknologidigital) menciptakan mesin-mesin yang mengganti (atausetidaknya meningkatkan kemampuan) ‘otak’ manusia.Indonesia pernah menggunakan istilah telematika (telematics)untuk maksud yang kurang lebih sama dengan TIK yang kitakenal saat ini. Encarta Dictionary mendeskripsikan telematicssebagai telecommunication+informatics (telekomunikasi +informatika) meskipun sebelumnya kata itu bermakna scienceof data transmission. Pengolahan informasi danpendistribusiannya melalui jaringan telekomunikasi membukabanyak peluang untuk dimanfaatkan di berbagai bidangkehidupan manusia, termasuk bidang pendidikan. Ide untukmenggunakan mesin-belajar, membuat simulasi proses-prosesyang rumit, animasi proses-proses yang sulit dideskripsikan,sangat menarik minat praktisi pembelajaran. Tambahan lagi,kemungkinan untuk melayani pembelajaran yang tak terkendalawaktu dan tempat, juga dapat difasilitasi oleh TIK. Sejalandengan itu mulailah bermunculan berbagai jargon berawalan e,mulai dari e-book, e-learning, e-laboratory, e-education, elibrarydan sebagainya. Awalan e- bermakna electronics yangsecara implisit dimaknai berdasar teknologi elektronika digital.

Penelitian di Bidang ICT

Penelitian Teknologi Informasi (TI) cukup berbeda dengan penelitian di bidang sosial kemasyarakatan. Umumnya penelitian TI tidak mempunyai metodelogi yang jelas, tidak ada pembuatan kuesioner, tidak ada pengolahan data dan hanya sedikit yang mencakup analisa hasil. Penelitian di bidang TI, sepanjang yang pernah saya amati, bisa mencakup beberapa jenis penelitian termasuk:

Penelitian Murni TI: Penelitian jenis ini merupakan penelitian yang berusahamemecahkan permasalahan-permasalahan yang muncul terkait bidang TI dengan mencari solusi-solusi yang bersifat fundamental. Umumnya penelitian ini banyak berkecimpung mempelajari teori-teori yang ada untuk dapat mengembangkan teori-teori fundamental terkait lainnya. Beberapa penelitian yang bisa termasuk di dalam cakupan ini antara lain pengembangan:
Metodologi pengembangan sistem informasi
Metodologi pembuatan data warehouse
Metode-metode data mining/soft-computing
Konsep jaringan
Metode searching
Teori Optimasi

Penelitian Terapan TI: Penelitian terapan di bidang TI lebih mengacu pada penelitian yang memanfaatkan teori atau metode, yang telah dikembangkan orang lain dalam cakupan penelitian murni TI, di dalam pengembangan penelitian lanjutan. Beberapa penelitian yang bisa dimasukkan di dalam cakupan penelitian ini antara lain pengembangan:
Sistem kontrol berbasis soft-computing
Hardware yang menerapkan metode penyimpanan data baru
Metode analisa kedokteran berbasis soft-computing
Penelitian yang membandingkan antara teori/metode
Sistem operasi yang berbasis open source
Sistem database dengan sistem indexing data baru
Metode peningkatan efektifitas jaringan berbasis data mining
Sistem pencarian dengan metode searching baru
Word processing dengan metode spell checker baru
Among others

Penelitian Pengembangan Sistem: Sistem yang dimaksud di sini merefer pada sistem yang dapat dipergunakan langsung oleh pengguna seperti sistem informasi dan sistem jaringan. Penelitian jenis ini umumnya berusaha menerapkan berbagai teori atau metode yang telah dikembangkan baik dalam cakupan penelitian murni maupun penelitian terapan seperti sistem database, bahasa pemrograman, konsep jaringan dan lain-lain. Penelitian yang tercakup umumnya mencakup pengembangan sistem untuk tujuan perorangan/komunitas tertentu seperti pengembangan:
Sistem informasi keuangan
Sistem pakar
Sistem pendukung keputusan
Sistem data warehouse
Sistem digital library
Sistem mobile dictionary
Sistem jaringan berbasis open source
Among others

Dibandingkan dengan penelitian murni dan terapan bidang TI, penelitian jenis ini sekarang ini kelihatannya masih lebih banyak diminati oleh mahasiswa TI Indonesia dalam proses penyelesaian kegiatan belajar mereka. Penelitian jenis ini juga sudah jelas tata cara pelaksanaannya, karena metodologi pengembangan sistem umumnya sudah pernah diusulkan dalam tahapan penelitian murni.

Penelitian Terkait Penggunaan dan Manajemen TI: Belakangan ini, dengan berkembangnya penerapan TI di masyarakat, keilmuan tentang efektivitas penggunaan dan keilmuan di bidang manajemen TI juga semakin berkembang. Penelitian terkait dengan keilmuan-keilmuan tersebut juga banyak dilakukan. Walaupun masih dalam ruang lingkup TI, penelitian jenis ini mungkin lebih banyak dikaitkan dengan penelitian bidang sosial kemasyarakatan, karena yang menjadi objek penelitian biasanya adalah user/pengguna TI, administrator TI atau provider TI. Sehingga kemungkinan untuk menerapkan metodologi penelitian seperti halnya penelitian di bidang sosial kemasyarakatan sangat besar.

Mungkin ada yang masih memperdebatkan apakah kegiatan pengembangan sistem termasuk sebagai suatu kegiatan penelitian atau tidak. Kalau dilihat dari definisi dari kata penelitian (research) itu sendiri yaitu:
Research is a human activity based on intellectual investigation and is aimed at discovering, interpreting, and revising human knowledge on different aspects of the world. Research can use the scientific method, but need not do so.(sumber: http://en.wikipedia.org/wiki/Research)
kegiatan penelitian pada hakekatnya mempunyai tujuan untuk menemukan, menginterpretasikan ataupun merevisi pengetahuan yang ada di masyarakat. Sehingga, penelitian yang melibatkan kegiatan pengembangan sistem, karena tidak mencakup unsur menemukan, menginterpretasikan ataupun merevisi pengetahuan masyarakat, memang masih bisa menjadi bahan perdebatan apakah kegiatan tersebut bisa dimasukkan ke dalam kegiatan penelitian bidang TI atau tidak.

Mengikuti perkembangan pendidikan tinggi TI Indonesia dan merefer bahwa, pengembangan sistem masih banyak diminati oleh mahasiswa TI di Indonesia sebagai bahan skripsi, saya sendiri secara pribadi berpendapat bahwa pengembangan sistem yang dilakukan dalam tatanan perkuliahan masih termasuk dalam pengerjaan projek (assignment) dari suatu perkuliahan, yang mungkin hanya bisa dijadikan tugas akhir (projek akhir) dari mahasiswa dengan level di bawah S1 (D1, D2, dan D3).